Februari 3, 2026

DINAS LINGKUNGAN HIDUP

KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA

Hallo Sobat Lingkungan..

Dinas Lingkungan Hidup Kab PPU menghadiri kegiatan penyususnan RKT Tahun 1 & 2 program Sustainable Municipal Solid Waste Management and Partnership (USAID SELARAS) pada Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur, yang bertempat di Hotel Novotel Balikpapan yang di hadiri langsung oleh bapak Henri Disselkoen selaku Chief Of Party USAID SELARAS

Sobat Lingkungan, kegiatan ini merupakan upaya kolaboratif yang bertujuan meningkatkan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Kabupaten Penajam Paser Utara mengingat Sampah merupakan salah satu persoalan Lingkungan yang perlu diberikan perhatian khusus dan diselesaikan bersama. berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di tahun 2021, timbulan sampah di Indonesia sebesar 23,04 juta ton, dengan persentase pengurangan sampah sebesar 15,02 %, penanganan sampah 49,28 %; sampah terkelola 64,3 % dan sampah tidak terkelola 35,7 %.

USAID SELARAS sebagai program yang digagas Kementerian PPN/Bappenas Bersama USAID Indonesia, dilaksanakan untuk memajukan tujuan pembangunan Indonesia dengan mengurangi sumber polusi plastik laut dan emisi gas metana di daratan dengan mendorong sistem pengelolaan sampah dan daur ulang yang berkelanjutan serta terintegrasi di perkotaan. Dan menjadi suatu kebanggan untuk Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi satu-satunya wilayah di Kalimantan bersama 18 Kabupaten/Kota se Indonesia yang ditetapkan sebagai lokasi dampingan program USAID SELARAS oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia. Program ini digagas sekaligus mewujudkan komitmen Kabupaten/Kota terhadap aksi menuju reformasi pengelolaan sampah terintegrasi dari hulu ke hilir di Indonesia.

Melalui penyusunan RKT yang terencana dengan baik, Program USAID SELARAS diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menghadapi tantangan persoalan Lingkungan di Kabupaten Penajam Paser Utara , demi kesejahteraan masyarakat Lokal dan Lingkungan yang lebih baik.

Listen to this article:
0:00
0:00